Saturday 28 June 2014

Dahsyatnya Cinta

Oleh : ukhty fitrah
20 Juni 2014 pukul 19:51
Pernahkah Anda merasakan
bahwa Anda mencintai seseorang,
Meski Anda tahu cinta anda takkan berbalas,
tapi Anda tetap mencintainya?


Pernahkah Anda merasakan,
bahwa Anda sanggup melakukan apa saja
demi seseorang yang Anda cintai,
meski Anda tahu ia takkan pernah peduli?
Atau pun ia peduli dan mengerti,
tapi ia tetap pergi?


Pernahkah Anda merasakan…
Dahsyatnya Cinta… !!!
tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah !


Saya pernah tersenyum kala terluka…
karena Saya yakin,
bahwa Allah pasti akan memberikan yang lebih terbaik untukku.


Saya pernah menangis kala bahagia…
karena Saya khawatir kebahagiaan ini,
hanya sebuah kesemuan yang ditunggangi oleh hawa nafsu belaka.


Saya pernah bersedih kala bersama…
karena Saya takut,
Allah belum tentu menjadikan dia untukku.
Dan, Saya juga pernah tertawa kala berpisah…
Karena saya yakin inilah jalan yang terbaik dari-Nya
(Puisi Dari Mutiara Hati bukan buatan saya :-D)

Kalau kata Kang Abik dalam bukunya berkata, Ketika Cinta maka Bertasbih
Kemudian kata Ka Ade, Bagaimana Jika cinta sudah Enggan untuk bertasbih?
Dua hal yang berlawanan karena Cinta-Nya dan Nafsu

Sungguh tak ada yang abadi, bahkan kebahagian yang sedang kita genggam hanya menunggu waktu pasti akan terlepas, dan bahagia yang entah masih dimana, mungkin akan tiba tiba menjadi milik kita. Hanya Allah yang Maha Mengetahui dan hanya Cinta Nya lah yang haqiqi :-D
Comments
0 Comments
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

0 comments:

 

like this

Abubakar r.a. berkata, "iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik , orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut". Umar r.a. berkata, "kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik , seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut". Utsman r.a. berkata, "ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik , orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan ber'amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut". 'Ali r.a. berkata, "tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik , menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumanya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut". Fatimah r.ha.berkata, "seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, wanita yang ber-purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yangtak pernah dilihat orang lain kecuali mahramnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut". Rasulullah SAW berkata, "seorang yang mendapat taufiq untuk ber'amal adalah lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, ber'amal dengan 'amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat 'amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut". Malaikat Jibril AS berkata, "menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut". Allah SWT berfirman, " Sorga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat sorga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju sorga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut"

sharing ilmu islam Copyright © 2013 Template modification by Ikhwanul fikri